Jumat, 17 Agustus 2012

Cukup Untuk Hidup

Sederhana dengan cara tidak sengaja t'lah menjadi bagian hidupku.
Menyederhanakan mendidikku berfikir secara logis dan kritis.
Kesederhanaan yang mengajarkan aku tuk berfikir keras untuk suatu kepenuhan.

Kami di didik bagaikan hidup di dalam mimpi, dicamkan angan-angan. Tapi kecerian mendamingi hidup kami. Dalam Kesedrhanaan. Cukup.
Menjadi kata yang cukup tuk menggambarakan ecekupan yang akan mau dan sudah penuh di dalam harapan.


Lampung -Kampungku- 23-07-12

Tidak ada komentar:

Posting Komentar