Sabtu, 23 Juni 2012

Matahari Sore

Kencana itu pergi. Tinggalkan asap yang dibuangnya jauh-jauh.
Melaju kencang menuju selatan.
Saban sore menemaniku. Memandang sekitar.
Aku sendiri sekarang. Melihatmu dari kejauhan, pergi jauh secepat yang ku kira.
Matahari Sore itu tanda saksi buta Kita. Dia tersenyum kecil, berkata "Hai! cepatlah berlalulah Kalian. Cepatlah lepaskan belenggu Kalian. Karna Aku sudah akan bergantian dengan si Bulan yang akan menyinari malam harimu!". Dia terdiam.
Dia berdiam seribu bahasa terus memancarkan sinarnya sejuknya melepasmu dari pelukanku.
ya. Matahari Sore.

Aku yang Berjuang
Panas yang memanggang bagiku kurasa tak cukuplah memberhentikan langkahku, mengurungkan niatku.
Tak apalah. Untuk kali ini saja.
Tersenyum bibirku melambaikan rinduku yang bersalam untukmu.
Hei. Kau yang disana. Baik-baiklah. Jaga dirimu. Sebaik-baiknya Aku menjaga diriku.
Aku merindukanmu.
Kelak.
Pada waktu yang kembali Kita bertemu. Kembali saling memberi senyuman lebar Kita.

Love You


Surabaya, 18 Juni 2012 ...

13-03-12

 ...
00.50 WIB

"Kadang cinta itu buat kita bingung. buat kita galau. bimbang. serba salah memang
Itulah yang namanya suka dikarnakan hasrat kita ingin mempunyai seseorang
Karena cinta tidak memberi alasan
Secara mendadak tiba-tiba muncul disaat kita tidak menduganya
Melakukannya, cuma bisa menjalankan berkah yang turunka Tuhan
Apa adanya cinta mengalir
Sepertinya hidup
Tidak akan ada hidup hidup jika tidak ada cinta
Dan kita tidak bisa mencinta berarti kita tidak hidup"

FEBRUARI

14 Februari 2012
Kenalmu Mengenalkanku Dunia yang Lain

.
Hai! Pagi. :) Indah kamu disana.
Entah apa yang membawaku ke dalam ini.
Cibir orang-orang bercinta itu buta. tapi aku bisa melihat cantiknya yang beda dari dirimu.
Cibir orang-orang mematikan logika kita bercinta. tapi aku sadar. malah dirimu lah yang menyadarkanku akan sebuah perbedaan. Yang sebelumnya ku pandang sama.

Bukan, beda dirimu denganku, tapi beda dirimu dengan wanita yang lain yang lain.
Kagum. Takjub, yang kurasa tidak setimpal apa adanya. Bahkan lebih dari adanya.

Kalau mereka bilang banyak persamaan bisa menyatukan. Aku ragu.
Tapi malah adanya karna banyak pebedaan yang akan bisa menciptakan satu persamaan.
Mereka seakan tidak puas, berkata "Apalah artinya cinta yang kalian punya. Apalah pengorbanan yang kalian keluarkan. Jikalau pada saat ada kata sama dibalang jodoh, ada kata beda dibilang bisa mengisi. Bercintalah saja kalian kalau begitu kepada setiap orang disekitarmu."
Aku berkelit. Mengerutkan dahi. Tapi benar kata mereka. Tetapi tunggu dulu.
Bukankah cinta dibuktikan bahwa kita mempunyai hati kita baru bisa bilang cinta?. Dibawah pengorbananlah kita tertunduk pada rasa yang sama?. Dan .. dan itu tidak akan terasa hambar jika kita tulus.
Ya. itulah tulus dalam bercinta?. Aku mengumpat mereka.

Karna banyaknya  kita dipersatukan oleh perbedaan mulanya.. sekarang? sekarang malah kita bersatu naungan kesamaan yang membuat rasa tulus itu semakin besar. Apalah artinya perbedaan sekarang? Jikalau Kau sudah memang terlanjur bercinta dengannya. Terlanjur sayang dengannya.
Aku tertawa.

Kau dan Aku berbeda dengan orang pada umumnya.
Kau sadar. Aku tersadarkan.
oh.. mungkin lebih tepatnya Kita diiringi satu pleton rasa yang berbeda dengan campuran sepercik harapan.. dan jadilah Kita. Disini. Sekarang..

Inilah yang namanya cinta, yang tak mengenal, tak saling tahu untuk dikenal.. menggelitik hulu hatiku. mengherankan dibuatnya


DONE!
pure love .. finally, I catch you! I keep ever it, I maintained, and I feel on and forever. I'm happy with you
so good :)