klo ngomongin takdir, nasib, sama jodoh menurut gue, (emang) ada sedikit hubungannya. gak percaya?
nih gue kasih hasil dari bersemedi gue selama ini dari perguruaan Sun Go Kong (jangan ditanya dimana itu!)
gini nih. enaknya gue kasih hasil dari pemikiran gue. dibaca dulu yaa :D
------------////\\\\--------------////\\\\---------------////\\\\===============
Pernah denger " kalau jodoh, gak akan kemana, gak akan lari terbirit klo dikejar" atau.. "Klo emang udah ditakdirin, ngapain harus dicari ??!!"
..
ngomongin takdir, yg gak boleh dilupain adalah bahwa takdir itu ada dua. Ada "Takdir Musayyar" sama "Takdir Mukhoyyar".
Takdir Musayyar
takdir kayak gini membuat manusia gak punya
kebebasan buat menerima atau menolak. Semua udah dibentuk dan
ditentukan dari sononya. Takdir ini juga berlaku buat benda, hewan, dan
tanam-tanaman. sisanya tentang jenis kelamin laki-laki atau
perempuan, warna kulit, ukuran tubuh atau kematian. Dalam hal ini, manusia gak punya hak buat menerima atau menolak sehingga Tuhan juga gak
meminta pertanggungjawabannya.
beda lagi, klo kita ngomongin, Takdir Mukhoyyar. Takdir kayak gini, membuat manusia punya kebebasan buat
menerima atau menolak. (enak dong?) iya emang enak tapi lanjutin dulu dong bacanya---. Manusia dikasih hak ikut menentukan nasibnya
dengan melakukan ikhtiar atau usaha. Contohnya masalah JODOH. (lah, yang ini yan penting).
Jodoh emang udah diciptain buat masing2 individu. Tapi.... ada tapinya, bentar2. sabar,
siapa namanya, dimana rumahnya, berapa nomor hapenya, hobinya, pekerjaannya, kuliahnya, ibadahnya, atau akidahnya kayak apa gimana bagaimana, lha yang kayak itu yang harus dicari dan
ditanyakan. Nah. Karena manusia diberi hak ikut menentukan
nasibnya, termasuk dalam masalah JODOH, pastinya Tuhan kelak bakal minta tuh yang namanya
PERTANGGUNGJAWABAN. (enak kan? :>) makanya hati-hatilah dalam memilih. memilih tuh ibaratnya kita mau lompat ke jurang apa ke bioskop. #garuk2kepala
So, meski udah ditulis di LAUHUL
MAHFUZH dan gak ada makhluk yg bisa ngintip, maka Tuhan sangat bijaksana
dengan memberikan rambu-rambunya agar kita gak tersesat.
dalam Islam,
ALLAH menunjukkan mana yg baik dan mana yg gak baik agar kita bisa memilih. seperti dalamnya hidup. hidup adalah memilih. dan kita sebagai pemilihnya.
ALLAH
juga membebaskan buat kita memilih jalan hidup, pedoman hidup, dan juga
PASANGAN HIDUP. Meski demikian, ALLAH juga Maha Balance. Meski bebas
memilih, kita kelak tetep bakal dimintai pertanggungjawaban atas setiap
pilihan kita. (Allah baik ya) :)
"Berbuatlah segala sesuatu sesukamu maka
kelak ALLAH akan melihat (meminta pertanggungjawaban) atas setiap apa yg
telah kalian lakukan".
Jadi gak ada alasan lagi untuk gak dicari dan dikejar tuh jodoh kita. Jangan jadikan TAKDIR sebagai alasan
untuk menghindar dari tugas kita mencari dan memilih jodoh yg terbaik.
"Sungguh
ALLAH sangat mencela sikap orang-orang musyrik yg mencoba berdalih
bahwa kemusyrikan yg mereka lakukan itu hanyalah semata-mata kehendak
ALLAH".
maka dari itulah semua, ayo! belom punya jodoh, yang masih nge-Jomblo, yang masih menyendiri, terlebih-lebih lagi buat para Galauerzz. (haha). Cepet2 deh, move on, ikhtiar, usaha. Percuma kan, klo kita cuma diem2an (aslinya kepengen), nunggu gak jelas, kapan si doi dateng menjemput dan menembak, akhirnya putus lagi (eh.salah).
udah deh, buat apa kita saling nunggu, buat apa kita saling istilahnya apatis dalam hal JODOH, klo kita sendiri (sebenernya) bisa memulainya duluan daripada nanti si doi, capek lelah menunggu, dya dapet orang lain, sedih lagi, galau lagi, nangis2an lagi, lompat dari jembatan lagi (haduh, bulet emang, kayak donat).
hehe
ya itu aja deh barusan hasil dari bertapa gue sama bang Sun Go Kong. :D
mudah2an bisa ada ada gunanya ya, ada manfaat buat dipikirin lagi deh a-p-a --- i-t-u --- JODOH yang (ternyata) "ter"-sangkut dengan Takdir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar